5 Tips Menjalani The New Normal di Tengah Pandemi

5 Tips Menjalani The New Normal di Tengah Pandemi

5 Tips Menjalani The New Normal di Tengah Pandemi – Empat bulan sudah sejak pemerintah menyatakan keberadaan Covid-19 di Indonesia, imbauan yang sebelumnya berupa di rumah aja, kini mulai berganti dengan berdamai dengan virus corona. Berdamai dengan corona? Memangnya hal ini mungkin? Pastinya tidak sedikit yang khawatir untuk kembali beraktivitas di luar rumah, tidak terkecuali aku.

Jujur, ketika suami mulai harus kembali masuk kantor di bulan Juni ini, ada rasa khawatir dalam diri aku. Benarkah kondisi sudah memungkinkan untuk menjalankan the new normal? The new normal saat ini memang bukan berarti corona virus sudah tidak ada lagi. Kondisi ini memang harus dijalankan demi menggerakkan roda perekonomian. Benar juga sih, karena tidak semuanya memungkinkan untuk bekerja dari rumah.

Idealnya memang konsep the new normal baru dilakukan saat kurva infeksi sudah mulai melandai, tapi kenyataannya hal ini mungkin dirasa agak sulit dilakukan di Indonesia. Mungkin prinsipnya harus kembali pada tagline lama: “Mencegah lebih baik daripada mengobati.” Jadi meski kita harus kembali beraktivitas di luar rumah, kita tetap harus menjaga jangan sampai kita tertular atau menularkan penyakit ini pada orang lain.

Aku yakin, enggak cuma aku pastinya yang khawatir untuk mulai menjalani the new normal di tengah pandemi yang ada sekarang ini. Karenanya aku mau berbagi tips untuk menjalani aktivitas di luar rumah meski kurva infeksi belum juga melandai. Yuk, disimak tipsnya.

5 Tips Menjalani The New Normal di Tengah Pandemi

1. Gunakan masker

Dulu, disarankan menggunakan masker jika sakit. Tapi sekarang, kita semua wajib mengenakan masker ketika berada di luar rumah. Sebenarnya untuk mencegah virus corona sebaiknya sih menggunakan masker N95. Tapi bila memang sulit, menggunakan masker kain juga tak apa kok. Meski tidak sepenuhnya efektif untuk mencegah paparan kuman, tapi penggunaan masker ini tetap bisa membantu menurunkan risiko penyebaran penyakit infeksi, termasuk infeksi virus corona.

2. Sering mencuci tangan

Mencuci tangan dengan benar merupakan langkah yang paling sederhana tapi paling efektif untuk mencegah penyebaran covid-19 ini. Sering-seringlah mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir selama 20 detik. Pastikan seluruh bagian tangan tercuci dengan bersih tanpa terkecuali, seperti punggung tangan, sela-sela jari, pergelangan tangan, hingga kuku.

Mencuci tangan menggunakan air memang tidak selalu bisa dilakukan. Terutama bila kamu sendang berada di dalam kendaraan, baik umum maupun pribadi. Bila tidak ada air dan sabun, kamu bisa menggunakan hand sanitizer yang mengandung minimal 60 persen alkohol untuk membersihkan tanganmu.

Photo by Edward Jenner from Pexels

3. Jaga jarak

Sejak di awal masa pandemi, pemerintah sudah meminta masyarakat agar melakukan physical distancing. Dengan menjaga jarak dengan orang lain sekitar satu meter tentunya kita sudah melakukan satu langkah untuk mencegah penyebaran virus corona ini.

Selain melakukan physical distancing, tentunya kita juga harus menghindari kontak dengan orang sakit, orang yang diduga terinfeksi virus corona, juga orang yang sudah dinyatakan positif covid-19. Lagi-lagi seperti di awal aku sudah mengatakan, mencegah memang lebih baik daripada harus mengobati.

4. Bawa peralatan pribadi sendiri

Nah, ini PR buat kita para istri nih. Sekarang aku jadi semakin telaten untuk selalu menyiapkan bekal untuk suami. Ada baiknya memang mengurangi jajan di luar. Kalau pun ingin jajan, disarankan untuk alat makan sendiri, seperti sendok, garpu, dan botol minum.

Bukan hanya peralatan makanan yang mesti dipersiapkan, tapi peralatan shalat seperti sajadah pun bawa dari rumah. Bila shalat di masjid, ada baiknya juga membawa kantung untuk menaruh sepatu ya.

Bila kamu hendak naik ojek online jangan lupa juga untuk membawa helm sendiri ya. Iya sih, kok kesannya sedikit ribet ya menjalani the new normal ini. Tas semakin penuh saja isinya. Tapi ini semua demi kebaikan kita bersama.

5. Waspadai gejala covid-19.

Last but not least, tetap kita harus waspada. Kenali gelaja covid-19. Bila kamu merasa demam, batuk, dan kesulitan bernapas, segera cari bantuan medis. Bila merasa tidak sehat, atau melakukan kontak dengan orang yang diduga terinfeksi virus corona, ada baiknya kita langsung melakukan rapid test.

Eh, sudah pada tahu belum kalau sekarang Halodoc sudah menyediakan layanan rapid test? Layanan rapid test ini baru sebatas wilayah Jabodetabek dengan bekerjasama dengan berbagai mitra rumah sakit. Tapi tentunya layanan ini tuh memudahkan kita untuk mengindentifikasi tahap awal infeksi.

Halodoc memang sebuah terobosan yang memanfaatkan teknologi terkini yang menawarkan kemudahan dan mempersingkat waktu guna mengakses kesehatan penggunannya. Bayangkan, kita bisa mendapatkan akses kesehatan melalui aplikasi Halodoc yang ada di smartphone kita, seperti berkonsultasi dengan dokter, membeli obat, dan sekarang melakukan rapid test.

Cara melakukan rapid test di Halodoc juga tidak sulit. Kamu hanya perlu mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Buka aplikasi Halodoc, klik tombol “Covid-19 Test”, klik “Lokasi Rapid Test Drive.”
  2. Pilih tempat dan waktu untuk melakukan rapid test.
  3. Unggah foto informasi diri, seperti KTP untuk orang dewasa, dan Kartu Keluarga untuk anak di bawah umur. Lakukan pemesanan.
  4. Lakukan pembayaran. Biaya ini akan tergantung dengan biaya jasa tenaga medis dan penyedia alat yang diberikan oleh pihak rumah sakit.
  5. Setelah berhasil melakukan pembayaran, kamu akan menerima konfrmasi melalui SMS terkait jadwal test dan detail pemesanan. Tunjukan SMS tersebut pada petugas medis saat kamu hendak melakukan rapid test.

Mudah sekali bukan? Pastikan untuk datang sesuai jadwal ya. Sementara untuk hasil testnya akan dikirimkan melalui SMS satu hari setelah rapid test dilakukan atau pada bagian Riwayat Transaksi di aplikasi Halodoc.

Nah itu dia 5 tips dari aku untuk menjalani the new normal di tengah pandemi. Meski begitu ada baiknya untuk tetap di rumah aja kecuali untuk urusan-urusan yang penting ya. Stay safe and healty ya semuanya.

5 thoughts on “5 Tips Menjalani The New Normal di Tengah Pandemi”

  • Iyes bener tuh PR banget mba,aku pernah pas suami pertama kali kerja lupa bawain sajadah sama masker gitu,payah deh aku,kebayangnya udah normal aja,tapi kali kedua berangkat semua aku list,ini udah ada belum,itu udah ada belum,hahaha. Kayak bekelin anak sekolah.

  • masker ini sampe stok banyak di rumah, masker kain sih. karena kan gak boleh dipakai lebihdari 4 jam ya, jadi kalo suami berangkat kerja, bawa stok 2 buat ganti siang dan pas pulang.

  • Terima kasih nih infonya tentang Halodoc kak, aku juga sekarang kalau keluar selalu dengan persiapan matang. selalu pakai masker, bawa hand sanitizer, sama rajin cuci tangan. Semoga pandemi ini segera berlalu ya biar bisa beraktivitas normal lagi.

  • Benar banget kak. Tips 1-4 aku juga menjalani nya. Biar kita tetap sehat dan semoga terhindar dari virus ini. Untuk rapid test mudah yah sekarang bisa Lewat Halodoc. Nanti aku mau coba juga. Terimakasih tips nya kak 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *